TRENDING NOW

APAKAH BAHAYA CAMPAK JERMAN PADA KEHAMILAN?

ARTIKEL KESEHATAN : Setiap tahun dilaporkan lebih dari 11.000 kasus diduga campak, dan hasil konfirmasi laboratorium menunjukkan 12–39% di antaranya adalah campak pasti (lab confirmed) sedangkan 16–43% adalah campak jerman pasti. Pada tahun 2013 di Indonesia diperkirakan terdapat 2.767 kasus CRS.

Campak jerman atau rubella merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Tanda dan gejala campak jerman sangat ringan sehingga sulit untuk dikenali. Tanda dan gejala umumnya muncul pada dua hingga tiga minggu setelah terpapar virus. Infeksi virus rubella pada kehamilan menyebabkan kerusakan paling parah ketika ibu terinfeksi pada awal kehamilan terutama pada usia 12 minggu pertama.
Congenital Rubella Syndrome (CRS)
Congenital Rubella Syndrome (CRS) merupakan cacat lahir yang dialami janin karena ibunya terinfeksi virus rubella. Wanita hamil yang terinfeksi rubella beresiko mengalami keguguran atau meninggal saat kelahiran. Lebih dari 90% bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi campak jerman akan mengalami CRS.
Cacat lahir yang paling sering terjadi pada kasus CRS meliputi:
  • Ketulian
  • Katarak
  • Gangguan atau kelainan jantung
  • Kecacatan intelektual
  • Kerusakan hati dan limfa
  • Berat badan rendah
  • Ruam kulit saat lahir
Terdapat beberapa komplikasi yang kurang umum terjadi pada kasus CRS, seperti:
  • Glaukoma
  • Kerusakan otak
  • Gangguan pada hormon tiroid
  • Peradangan pada paru-paru.
Apakah penyebab terjadinya campak jerman?
Penyebab campak jerman adalah virus yang berpindah dari orang ke orang yang lain. Campak jerman dapat menyebar melalui kontak langsung dari batuk atau bersin atau lendir orang yang terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi dari ibu yang mengandung ke janinnya melalui darah.
Campak jerman dapat menular ke orang lain mulai dari 10 hari sebelum timbulnya ruam pada kulit hingga satu atau dua minggu setelah ruam hilang. Kasus campak jerman umumnya terjadi pada orang dewasa yang tidak mendapatkan vaksinasi.
Bagaimana cara mencegah terinfeksi campak jerman selama kehamilan?
Wanita yang sedang merencanakan kehamilan harus memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan pemeriksaan darah. Pemeriksaan darah dilakukan untuk memastikan bahwa tidak terinfeksi rubella dan memiliki antibody terhadap rubella. Umumnya wanita yang merencanakan hamil harus mendapatkan vaksinasi sebelum masa kehamilan. Vaksin MMR (measles-mumps-rubella) merupakan vaksin virus yang hidup tetapi dilemahkan, wanita yang sedang hamil dan belum mendapatkan vaksin maka harus menunggu sampai setelah melahirkan. Wanita hamil tidak boleh menerima vaksin untuk campak jerman.
Melakukan pemeriksaan darah sebelum kehamilan untuk melihat sistem kekebalan tubuh yang terbentuk pada tubuh. Jika diperlukan untuk mendapatkan vaksinasi untuk campak jerman maka sebaiknya harus menunda untuk kehamilan sampai satu bulan setelah mendapatkan vaksin MMR. Idealnya setelah pemeriksaan darah untuk memastikan bahwa sistem kekebalan tubuh terbentuk untuk virus campak jerman.
Lindungi diri sendiri dan anak anda dengan mendapatkan vaksin secara berkala

BAGAIMANA CARA MENCEGAH BAU MULUT?

ARTIKEL KESEHATAN : Terdapat beberapa penyebab yang dapat menimbulkan bau mulut. Menjaga kesehatan mulut dan gigi merupakan salah satu kunci untuk mencegah terjadinya bau mulut.



Bau mulut atau dalam bahasa medis disebut halitosis merupakan kondisi ketika seseorang memiliki aroma yang tidak sedap baik saat berbicara atau pun bernafas. Bau mulut bukanlah penyakit atau kelainan yang berbahaya, namun bau mulut dapat menurunkan rasa percaya diri dan kecemasan. Penggunaan permen penyegar mulut dapat mengatasi bau mulut sementara namun tidak mengatasi penyebab masalah.
Umumnya bau mulut disebabkan karena masalah pada gigi dan gusi, kebiasaan hidup yang tidak sehat, atau karena terdapat gangguan kesehatan. Bau mulut dapat diperparah oleh makanan yang dikonsumsi. Terdapat beberapa bau mulut yang khas tergantung oleh penyebab yang mendasari. Sebagian kecil orang mengetahui bahwa memiliki masalah bau mulut namun sebagian besar lagi tidak menyadari hal itu.
Apakah penyebab terjadinya bau mulut?
Merokok
Merokok dapat menyebabkan bau mulut dengan ciri khas sendiri. Perokok dan pengguna tembakau cenderung memiliki masalah atau penyakit pada gusi yang merupakan sumber lain dari bau mulut.
Makanan
Terdapat beberapa jenis makanan yang menjadi pemicu bau mulut seperti bawang putih, bawang bombay, makanan pedas. Ketika makanan tersebut sudah dicerna dan masuk kedalam sistem pembuluh darah dan masuk ke paru-paru maka akan berefek ke pernafasan. Bau mulut akan hilang jika makanan tersebut sudah hilang dari tubuh. Selain itu sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi dapat meningkatkan tumbuhnya bakteri dan menyebabkan bau mulut.
Kesehatan gigi yang buruk
Jika tidak memiliki kebiasaan rutin menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan floss maka partikel makanan akan tetap berada didalam mulut dan menyebabkan bau mulut. Makanan yang tersisa akan menghasilkan plak yang mengandung bakteri sehingga dapat mengiritasi gusi. Bakteri pada plak juga dapat menghasilkan bau mulut.Lidah juga dapat menjadi tempat tinggal bakteri dan menghasilkan bau.
Penggunaan gigi palsu
Seseorang yang memakai gigi palsu harus secara rutin membersihkan gigi palsu karena gigi palsu yang kotor akan dengan mudah dihinggapi oleh bakteri yang dapat menyebabkan abu mulut.
Mulut kering
Air liur atau saliva dapat membantu membersihkan mulut dan menghilangkan sisa makanan yang menyebabkan bau mulut. Kondisi mulut kering atau xerostomia dapat menyebabkan bau mulut karena produksi air liur menurun. Mulut kering secara alami terjadi ketika tidur sehingga menyebabkan bau mulut ketika bangun tidur terutama jika tidur dengan membuka mulut. Mulut kering juga dapat disebabkan oleh masalah dengan kelenjar ludah dan beberapa penyakit yang lain.
Pengobatan
Beberapa obat secara tidak langsung dapat menghasilkan bau mulut karena menyebabkan mulut kering atau karena senyawa kimia dalam obat yang dapat berefek bau pada pernafasan.
Infeksi pada mulut
Bau mulut dapat terjadi karena efek setelah dilakukannya tindakan operasi pada bagian mulut seperti pencabutan gigi, perbaikan gigi yang rusak, penyakit pada gusi atau radang mulut.
Kondisi kesehatan/ riwayat penyakit.
Penyakit seperti diabetes melitus, gangguan pada lambung, dan kanker dapat menyebabkan bau mulut karena terganggunya proses metabolisme dalam tubuh.
Beberapa bau mulut merupakan kondisi yang wajar, apakah itu?
Sangat normal jika terjadi bau mulut ketika bangun tidur. Kondisi terjadi karena air liur diam didalam mulut selama tidur. Hal ini dapat segera membaik ketika sarapan pagi. Bau mulut yang normal juga dapat terjadi ketika mengkonsumsi makanan yang memicu bau mulut, seperti bawang putih. Perokok juga cenderung memiliki bau mulut yang khas.
Bagaimana cara mengatasi bau mulut?
Untuk mengurangi napas tak sedap dapat dengan berbagai cara seperti:
  • Jaga kesehatan mulut dan gigi secara rutin dan benar seperti menyikat gigi dan lidah dengan cara yang benar dan menggunakan obat kumur antiseptik minimal dua kali sehari. Kedua cara tersebut dapat membunuh bakteri.
  • Secara rutin mengganti sikat gig iketika sikat gigi mulai rusak atau setiap sebulan sekali.
  • Jika memiliki masalah pada gigi dan gusi, konsultasikan dengan dokter gigi segera agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
  • Melakukan pemeriksaan mulut dan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan.
  • Mengkonsumsi banyak cairan dapat menjaga mulut agar tetap basah. Lebih baik air mineral dari pada minuman yang manisdan berasa.
  • Mengkonsumsi permen karet juga dapat merangsang produksi air liur yang dapat membantu membersihkan bakteri pada mulut. Permen karet yang mengandung xylitol yang paling baik untuk membantu mencegah atau menghilangkan bau mulut.
  • Menghindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan bau mulut.

KENALI TANDA DAN GEJALA GAGAL GINJAL

Penyakit ginjal kronis atau yang umumnya disebut dengan gagal ginjal kronis merupakan kondisi dimana ginjal secara bertahap akan kehilangan fungsinya. Ginjal memiliki peran untuk menyaring limbah dari hasil metabolism tubuh dan cairan yang berlebih dari darah, kemudian mengeluarkannya melalui urin.


ARTIKEL KESEHATAN : Pada penyakit ginjal kronis yang sudah mencapai tahap lanjut akan menyebabkan terjadinya peningkatan cairan, elektrolit dan limbah berbahaya dalam tubuh. Gagal ginjal dapat terjadi karena berbagai kondisi tubuh. Tingkat keparahannya dapat bervariasi, namun pada kasus ringan atau sedang tidak menyebabkan gejala. Seseorang yang mengalami gagal ginjal memiliki peningkatan resiko terkena penyakit jantung atau stroke. Karena kemungkinan terdapat komplikasi ini maka sanagt penting untuk dapat mendeteksi gagal ginjal sedini mungkin. Pengobatan sedini mungkin dapat memperlambat perkembangan penyakit dan juga mengurangi resiko terjadinya penyakitjantung atau stroke.
Apakah yang dimaksud dengan gagal ginjal?
Gagal ginjal merupakan kondisi dimana ginjal tidak bisa bekerja dengan baik. Terdapat dua bentuk gagal ginjal:
  • Penyakit ginjal kronis
  • Penyakit ginjal akut. Kondisi ini merupakan gagal ginjal akut dimana fungsi ginjal cepet terpengaruh. Ginjal bisa masuk dalam tahap gagal ginjal akut karena terjadi infeksi pada darah. Hal ini berbeda dengan gagal ginjal kronis karena perkembangannya terjadi secara bertahap.
Bagaimana cara mengetahui fungsi ginjal?
Fungsi ginjal dapat diketahui dengan menggunakan pemeriksaan darahyang disebut dengan perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dan ukuran jumlah protein dalam urin (proteinuria). Peningkatan protein dalam urin dan penurunan eGFR terkait dengan peningkatan resiko perkembangan gagal ginjal.
Berapakah rentang normal untuk eGFR?
Perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR) normal adalah 90ml/menit/ 1,73m2 atau lebih. Jika beberapa glomeruli tidak dapat menyaring sesuai jumlah normal maka ginjal diketahui telah mengalami penurunan atau gangguan fungsi ginjal. Pemeriksaan eGFR menggunakan pemeriksaan darah dengan mengukur zat kimia yang disebut kreatinin. Kreatinin adalah hasil dari pemecahan otot. Umumnya ginjal akan membersihkan darah dari kreatinin. Jika ginjal tidak bekerja dengan baik dan glomerulus tidak menyaring darah sebanyak normal maka tingkat kreatinin dalam darah akan meningkat.
Mengapa urin dapat mengandung protein?
Proteinuria merupakan kondisi dimana urin mengandung sejumlah protein yang tidak normal. Sejumlah besar protein susah untuk melewati penyaringan ginjal sehingga akan masuk ke dalam urin. Namun, dalam kondisi normal sejumlah kecil protein (albumin) akan keluar dalam urin. Jika fungsi ginjal menurun maka akan terdapat sejumlah besar albumin dan protein lain masuk dalam urin. Proteinuria juga dapat terkait dengan peningkatan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.
Bagaimana tanda dan gejala gagal ginjal?
Gagal ginjal ringan hingga sedang yaitu pada stadium 1 hingga 3 tidak terlalu menunjukkan gejala. Gejala umumnya berkembang saat gagal ginjal mencapat tahap kronis. Gejala umumnya tidak bersifat khusus seperti merasa lelah, kurang memiliki energi dari pada biasanya dan tidak enak badan. Dengan berkembangnya gagal ginjal menjadi lebih parah, gejala yang kemungkinan timbul antara lain:
  • Kesusahan berpikir jenih
  • Nafsu makan yang buruk
  • Penurunan berat badan
  • Kulit menjadi kering dan gatal
  • Mengalami kram otot
  • Mengalami kelebihan cairan yang menyebabkan bengkak pada kaki dan pergelangan kaki
  • Mata menjadi bengkak
  • Terjadi peningkatan frekuensi buang air kecil dari biasanya
  • Kulit menjadi pucat karena terjadi anemia
  • Badan menjadi terasa tidak enak
Jika penurunan fungsi ginjal hingga pada stadium 4 atau 5 maka berbagai masalah lainnya dapat terjadi misalnya seperti anemia dan ketidakseimbangan kalsium, fosfat, dan zat kimia lainnya dalam aliran darah.  Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala seperti kelelahan karena anemia dan pengeroposan tulang atau patah tulang karena kalsium dan ketidakseimbangan fosfat.
Bagaimanakah stadium pada gagal ginjal?
Terdapat lima stadium pada gagal ginjal berdasarkan fungsi ginjal (eGFR).
  • Stadium 1
    eGFR menunjukkan fungsi ginjal normal namun telah diketahui memiliki beberapa kerusakan atau penyakit ginjal seperti terdapat protein atau darah dalam urin, kelainan ginjal, radang ginjal, dll. Nilai eGFR lebih dari 90ml/menit/1,73m2.
  • Stadium 2
    Terjadinya penurunan fungsi ginjal dan sudah diketahui memiliki beberapa kerusakan ginjal atau penyakit. Nilai eGFR adalah 60-89 tanpa terjadi kerusakan ginjal atau penyakit yang berhubungan dengan gagal ginjal kronis.
  • Stadium 3
    Terjadi penurunan fungsi ginjal dengan atau tanpa penyakit ginjal. Misalnya, pada orang lanjut usia dengan ginjal tua mengalami penurunan fungsi ginjal tanpa penyakit ginjal yang diketahui. Nilai eGFR pada stadium ini adalah 45-59ml/menit/1,73m2(3A) dan 30-44ml/menit/1,73m2(3B).
  • Stadium 4
    Terjadi penurunan fungsi ginjal secara parah dengan atau tanpa penyakit ginjal. Nilai eGFR pada stadium ini adalah 15-29ml/menit/1,73m2.
  • Stadium 5
    Terjadi keparahan penurunan fungsi ginjal yang umumnya disebut dengan gagal ginjal. Nilai eGFR pada stadium ini kurang dari 15ml/menit/1,73m2
Apakah penyebab gagal ginjal?
Gagal ginjal dapat terjadi ketika penyakit atau kondisi kesehatan tertentu menurunkan fungsi ginjal dan kerusakan secara bertahap pada ginjal. Penyakit dan kondisi kesehatan yang menyebabkan gagal ginjal adalah:
  • Diabetes tipe 1 dan 2
  • Tekanan darah tinggi
  • Glomerulonephritis (radang pada bagian glomeruli ginjal)
  • Peradangan pada tubulus ginjal dan struktur sekitarnya
  • Ganguan kesehatan pada saluran kemih, seperti pembesaran prostat, batu ginjal, dan beberapa jenis kanker
  • Refluks  Vesicoureteral merupakan suatu kondisi yang menyebabkan urin kembali ke ginjal
  • Infeksi ginjal berulang
Apakah faktor yang meningkatkan resiko terjadinya gagal ginjal?
Faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gagal ginjal adalah:
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan pada jantung dan pembuluh darah
  • Merokok
  • Obesitas
  • Faktor keturunan penyakit ginjal dari keluarga
  • Struktur ginjal yang tidak normal
  • Faktor usia
Bagaimana cara mencegah gangguan pada ginjal?
Untuk menurunkan resiko terjadinya penyakit ginjal dapat dilakukan beberapa langkah seperti:
  • Mengikuti petunjuk pada brosur obat bebas atau berkonsultasi dengan apoteker sebelum mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan paracetamol. Mengkonsumsi obat penghilang nyeri terlalu banyak dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan perlu dihindari bagi seseorang yang memiliki penyakit ginjal. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat.
  • Mengontrol berat badan agar tetap dalam rentang normal. Melakukan olahraga fisik secara rutin setiap hari untuk mengontrol berat badan. Jika memiliki berat badan yang berlebih, berkonsultasilah dengan dokter untuk cara menurunkan berat badan secara sehat.
  • Berhenti merokok. Merokok dapat merusak ginjal dan memperparah kerusakan ginjal. Berkonsultasilah dengan dokter untuk cara berhenti merokok.
  • Melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi hasilnya.
Keep your kidney healthy and Enjoy your life 

APAKAH MANFAAT MADU BAGI KESEHATAN?

Madu memiliki kandungan antioksida seperti fenol yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.


ARTIKEL KESEHATAN : Madu merupakan cairan manis yang dibuat oleh lebah madu dengan menggunakan nektar pada tanaman berbunga. Terdapat sekitar 320 jenis madu yang berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri pada warna, bau dan rasa. Madu mengandung sebagian besar gula serta campuran asam amino, vitamin, mineral, zat besi, zink dan antioksidan. Selain bermanfaat sebagai pemanis alami, madu digunakan sebagai zat antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. Pada umumnya madu digunakan melalui oral untuk mengobati batuk.  
Apakah kandungan nutrisi yang terdapat dalam madu?
Madu dihasilkan oleh lebah madu dengan mengumpulkan nektar bunga yang kaya akan gula. Didalam sarangnya, lebah berulang kali mengkonsumsi, mencerna dan memuntahkan kembali nektar. Madu merupakan cairan yang seharusnya berfungsi sebagai makanan yang disimpan untuk lebah. Bau, warna dan rasa tergantung pada jenis bunga yang dihinggapi oleh lebah.
Nutrisi madu dalam satu sendok makan mengandung 64 kalori dan17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltose, dan sukrosa. Madu juga memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral. Madu tidak memiliki kandungan serat, lemak atau protein.
Madu yang berkualitas tinggi memiliki kandungan antioksidan yang penting. Senyawa pada madu yang berfungsi sebagai antioksidan adalah fenol, flavonoid dan asam organik. Antioksidan pada madu dapat membantu menurunkan resiko serangan jantung, stroke dan beberapa jenis kanker.
Benarkah madu lebih aman dari gula bagi penderita diabetes?
Menurut penelitian madu dapat membantu penderita diabetes untuk menurunkan beberapa faktor resiko yang umum akan menyebabkan komplikasi seperti menurunkan kolesterol LDL, trigliserida, dan pembengkakan serta meningkatkan kadar kolesterol HDL. Namun pada beberapa penelitian menemukan bahwa madu juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh sebab itu konsumsi madu masih perlu menjadi perhatian khusus bagi para penderita diabetes.
Apakah manfaat madu bagi kesehatan?
  • Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah
    Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor resiko dari penyakit jantung. Kandungan antioksidan dalam madu yang dapat membantu menurunkan tekanan dalam darah.
  • Madu dapat membantu mengubah kadar kolesterol
    Kadar  kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu dapat memperbaiki profil kadar kolesterol dalam darah. Madu dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (high density lipoprotein).
  • Madu dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah
    Trigliserida merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko utama terjadinya penyakit jantung. Kadar trigliserida dapat meningkat ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat olahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi madu secara rutin dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.
  • Antioksidan dalam madu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung
    Madu memiliki kandungan fenol yang tinggi dan senyawa antioksidan yang lain. Senyawa-senyawa tersebut dapat memperlebar pembuluh darah arteri di jantung, meningkatkan aliran darah ke jantung, dan membantu mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
  • Madu dapat membantu menekan batuk pada anak
    Anak-anak mudah mengalami batuk karena infeksi saluran pernafasan bagian atas. Menurut penelitian, madu dapat membantu mengurangi gejala batuk. Namun madu tidak dapat diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun.
Kista rahim sering terjadi tanpa tanda dan gejala dan umumnya bersifat non-kanker atau jinak


ARTIKEL KESEHATAN : Kista ovarium atau rahim adalah kantung berisi cairan yang berkembang pada rahim. Sebagian besar kista rahim bersifat non-kanker atau jinak dan tidak menimbulkan gejala. Pada beberapa kasus menyebabkan masalah seperti nyeri dan pendarahan tidak teratur. Penanganan kista terkadang tidak memerlukan pengobatan, namun pada beberapa kasus membutuhkan operasi untuk mengangkat kista. Wanita memiliki dua rahim pada tubuhnya yang berada di perut bagian bawah. Rahim berukuran kecil dan bundar, masing-masing seukuran kenari. Rahim memiliki fungsi sebagai pembentuk telur. Pada wanita yang subur, setiap bulan akan melepaskan satu telur dari salah satu indung telur. Telur akan melewati bagian tabung fallopi untuk masuk ke dalam rahim dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Rahim juga memiliki fungsi untuk membentuk hormon seperti estrogen dan progesteron. Hormon tersebut akan masuk ke dalam peredaran darah dan dapat memberikan pengaruh pada tubuh termasuk siklus menstruasi.
Apakah yang dimaksud dengan kista rahim?
Kista merupakan kantong yang berisi cairan. Kista dapat tumbuh di berbagai tempat pada tubuh. Kista bergantung pada jenisnya, kista berbentuk pasta, tipis, dan berair. Beberapa kista memiliki bagian luar yang padat, tebal, dan berisi cairan didalamnya. Kista pada rahim sangat umum terjadi. Sebagian besar kista pada rahim memiliki sifat non-kanker (jinak) atau kanker (ganas). Kista pada rhim memiliki ukuran bervariasi mulai dari sebesar kacang polong hingga seukuran buah melon yang besar.
Apakah penyebab terbentuknya kista?
Umumnya kista pada rahim terbentuk sebagai akibat dari fungsi normal siklus mesntruasi yang dikenal sebagai kista fungsional. Berikut beberapa jenis kista:
Functional cysts
Pada kondisi normal, rahim akan membentuk kista yang disebut folikel setiap bulannya. Folikel menghasilkan hormon estrogen dan progesteron dan melepaskan telur saat berovulasi. Ketika folikel terus menerus bertumbuh maka akan dikenal sebagai fungsional cyst. Kista jenis ini merupakan yang paling umum terjadi. Terdapat dua jenis functional cysts:
  • Follicular cysts
    Follicular cysts terjadi ketika terdapat kondisi yang mengganggu sehingga folikel tidak pecah atau melepaskan sel telurnya. Sebaliknya akan tumbuh dan berubah menjadi kista.
  • Corpus luteum cysts
    Ketika folikel melepaskan sel telurnya, folikel yang pecah akan mulai menghasilkan estrogen dan progesteron dalam jumlah yang besar untuk proses pembuahan. Folikel ini disebut korpus luteum.
Obat untuk kesuburan yang mengandung clomiphene yang digunakan untuk menginduksi ovulasi dapat meningkatkan resiko corpus luteum cysts yang berkembang setelah ovulasi. Kista inti tidak mencegah atau mengancam kehamilan yang akan terjadi. Functional cysts pada umumnya tidak berbahaya, jarang menimbulkan rasa sakit yang, dan nyeri dapat hilang pada siklus menstruasi hari kedua atau ketiga.
Dermoid cysts
Kista jenis ini kemungkinan berisi jaringan seperti rambut, kulit, atau gigi karena terbentuk dari sel yang menghasilkan telur manusia. Kista jenis ini umumnya bersifat jinak.
Cystadenomas
Kista ini berkembang dari jaringan ovarium yang kemungkinan dapat berisi cairan encer atau mukosa (kental).
Endometriomas
Kista ini berkembang sebagai akibat endometriosis, suatu kondisi dimana sel endometrium uterus tumbuh diluar rahim. Beberapa jaringan dapat menempel pada rahim  dan mulai berkembang.
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Polycystic berarti adalah banyak kista. Jika mengalami PCOS maka dapat terjadi banyak kista kecil jinak di indung telur. Kista jenis ini bertumbuh karena masalah ovulasi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. PCOS dapat mempengaruhi siklus menstruasi, berkurangnya kesuburan, pertumbuhan rambut, obesitas, dan jerawat.
Dermoid cysts dan cystadenomas memiliki kemungkinan menjadi besar, menyebabkan  rahim bergerak keluar dari posisi normalnya di panggul. Hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya luka pada rahim yang disebut torsi ovarium.
Bagaimana tanda dan gejala kista pada rahim?
Umumnya kista rahim berukuran kecil, jinak, dan tidak menimbulkan gejala. beberapa kista rahim menyebabkan satu atau beberapa masalah, seperti:
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut bagian bawah. Rasa sakit yang terjadi umumnya konstan atau hilang timbul. Rasa sakit umumnya hanya terjadi ketika melalukan hubungan seksual.
  • Siklus menstruasi menjadi tidak beraturan atau mungkin menjadi lebih berat atau lebih ringan dari biasanya.
  • Pendarahan karena kista dapat berhenti dengan sendirinya. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit tiba-tiba yang parah pada perut bagian bawah.
  • Kista besar dapat menyebabkan perut membengkak atau menekan organ didekatnya. Kista kemungkinan dapat menekan kandung kemih atau rektum, yang dapat menyebabkan gejala atau konstipasi kencing.
  • Kista yang terjadi dapat bersifat ganas.
  • Beberapa kista rahim menyebabkan sejumlah hormon menjadi tidak seimbang dan menimbulkan gejala yang tidak biasa.
Bagaimana cara mencegah terjadinya kista pada rahim?
Meskipun belum ada cara pasti untuk mencegah pertumbuhan kista rahim. Melakukan pemeriksaan panggul secara teratur adalah cara untuk memastikan adanya perubahan pada indung telur. Selain itu, harus waspada terhadap perubahan siklus bulanan, termasuk gejala tidak biasa yang muncul saat menstruasi atau menstruasi yang terjadi lebih dari beberapa siklus. Berkonsultasilah kepada dokter setiap adanya perubahan.

APAKAH PENYEBAB REMATIK?

ARTIKEL KESEHATAN : Rematik dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang synovium (lapisan membran yang mengelilingi sendi).




ARTIKEL KESEHATAN : Rematik atau rheumatoid arthritis adalah gangguan inflamasi kronis yang tidak hanya dapat mempengaruhi sendi. Pada beberapa orang juga dapat merusak berbagai macam organ tubuh seperti kulit, mata, paru-paru, jantung, dan pembuluh darah. Rematik terjadi karena sistem imun tubuh menyerang jaringan tubuhnya sendiri. Rematik dapat mempengaruhi lapisan sendi sehingga dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri yang dapat mengakibatkan erosi tulang dan perubahan bentuk sendi. Rematik yang berat dapat menyebabkan cacat fisik.
Bagaimana tanda dan gejala rematik?
Beberapa tanda dan gejala terjadinya rematik, seperti:
  • Bagian sendi yang meradang memiliki tanda menjadi lebih lemah, hangat, dan bengkak
  • Kekakuan sendi yang umumnya terjadi lebih parah di pagi hari dan setelah melakukan aktifitas
  • Mudah lelah, demam, dan mengalami penurunan berat badan
Pada awalnya, rematik cenderung mempengaruhi sendi yang kecil terutama sendi yang terdapat pada jari ke tangan dan jari kaki ke kaki. Seiring dengan parahnya penyakit maka gejala sering menyebar ke pergelangan kaki, siku, pinggul dan bahu. Pada kebanyakan kasus, gejala terjadi pada persendian yang sama di kedua sisi tubuh. Rematik dapat mempengaruhi beberapa organ penting lain, seperti kulit, mata, paru-paru, jantung, ginjal, kelenjar ludah, jaringan saraf, sumsum tulang dan pembuluh darah.
Apakah penyebab terjadinya rematik?
Rematik dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang synovium (lapisan membran yang mengelilingi sendi). Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan sinovium mengental dan dapat menghancurkan tulang rawan dan tulang dalam sendi. Tendon dan ligament yang menopang sendi melemah dan meregang. Secara bertahap sendi akan kehilang bentuk dan kesejajarannya.
Mitos dan Fakta Rematik
Rematik merupakan kondisi yang sama dengan osteoarthritis
Fakta: Rematik berbeda dengan osteoarthritis yang disebabkan oleh cedera atau gangguan dari penuaan sendi. Osteoarthritis adalah penyakit sendi yang paling umum terjadi pada usia paruh baya. Sedangkan rematik adalah kelainan sistem imun kronis yang dapat berkembang menjadi parah. Kelainan system imun yang terjadi adalah tubuh membuat antibodi yang menyerang jaringannya sendiri. Serangan ini umumnya mempengaruhi persendian, namun juga dapat terjadi pada bagian tubuh yang lain.
Rematik hanya menyerang orang lanjut usia
Fakta: Umumnya rematik dialami oleh orang dengan usia antara 40-70 tahun. Namun, rematik dapat menyerang siapa saja.
Rematik merupakan penyakit yang tidak serius atau berbahaya
Fakta: Rematik dapat mengancam kesehatan dan kemandirian, terutama jika terapinya tidak memadai. Rematik membutuhkan terapi pengobatan yang segera dan rutin untuk melindungi sendi dari bahaya. Rematik juga dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan lainnya seperti penyakit kardiovaskular, infeksi dan penyakit paru-paru.
Rematik dapat menyebabkan kecacatan fisik
Fakta: Rematik yang tidak segera diketahui dan dilakukan perawatan rutin dapat menyebabkan kecacatan fisik.
Rematik disebabkan karena terlalu sering mandi pada malam hari
Fakta: Salah. Rematik terjadi karena adanya gangguan sistem imun tubuh sehingga menyerang jaringan tubuhnya sendiri.
Apa yang dapat dilakukan dirumah untuk mengurangi nyeri rematik?
Beberapa langkah dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetao bugar walaupun memiliki rematik. Aktifitas ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi dengan obat yang dianjurkan oleh dokter.
  • Berolahraga secara teratur. Olahraga ringan dapat membantu memperkuat otot di sekitar sendi dan dapat membantu melawan kelelahan. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum mulai berolahraga. Mulailah olahraga dengan berjalan-jalan. Cobalah berenang atau aerobik air yang ringan. Hindari berolahraga jika sendi terasa lemah, terluka, atau bengkak.
  • Mengompres panas atau dingin. Kompres panas dapat membantu meringankan rasa sakit dan merilekskan otot yang tegang. Kompres dingin dapat meredakan sensasi nyeri, memberikan efek mati rasa sesaat, dan mengurangi kejang otot.
  • Mengurangi tingkat stress

MENGAPA BISA TUMBUH KISTA PADA RAHIM?

Kista rahim sering terjadi tanpa tanda dan gejala dan umumnya bersifat non-kanker atau jinak



ARTIKEL KESEHATAN : Kista ovarium atau rahim adalah kantung berisi cairan yang berkembang pada rahim. Sebagian besar kista rahim bersifat non-kanker atau jinak dan tidak menimbulkan gejala. Pada beberapa kasus menyebabkan masalah seperti nyeri dan pendarahan tidak teratur. Penanganan kista terkadang tidak memerlukan pengobatan, namun pada beberapa kasus membutuhkan operasi untuk mengangkat kista. Wanita memiliki dua rahim pada tubuhnya yang berada di perut bagian bawah. Rahim berukuran kecil dan bundar, masing-masing seukuran kenari. Rahim memiliki fungsi sebagai pembentuk telur. Pada wanita yang subur, setiap bulan akan melepaskan satu telur dari salah satu indung telur. Telur akan melewati bagian tabung fallopi untuk masuk ke dalam rahim dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Rahim juga memiliki fungsi untuk membentuk hormon seperti estrogen dan progesteron. Hormon tersebut akan masuk ke dalam peredaran darah dan dapat memberikan pengaruh pada tubuh termasuk siklus menstruasi.
Apakah yang dimaksud dengan kista rahim?
Kista merupakan kantong yang berisi cairan. Kista dapat tumbuh di berbagai tempat pada tubuh. Kista bergantung pada jenisnya, kista berbentuk pasta, tipis, dan berair. Beberapa kista memiliki bagian luar yang padat, tebal, dan berisi cairan didalamnya. Kista pada rahim sangat umum terjadi. Sebagian besar kista pada rahim memiliki sifat non-kanker (jinak) atau kanker (ganas). Kista pada rhim memiliki ukuran bervariasi mulai dari sebesar kacang polong hingga seukuran buah melon yang besar.
Apakah penyebab terbentuknya kista?
Umumnya kista pada rahim terbentuk sebagai akibat dari fungsi normal siklus mesntruasi yang dikenal sebagai kista fungsional. Berikut beberapa jenis kista:
Functional cysts
Pada kondisi normal, rahim akan membentuk kista yang disebut folikel setiap bulannya. Folikel menghasilkan hormon estrogen dan progesteron dan melepaskan telur saat berovulasi. Ketika folikel terus menerus bertumbuh maka akan dikenal sebagai fungsional cyst. Kista jenis ini merupakan yang paling umum terjadi. Terdapat dua jenis functional cysts:
  • Follicular cysts
    Follicular cysts terjadi ketika terdapat kondisi yang mengganggu sehingga folikel tidak pecah atau melepaskan sel telurnya. Sebaliknya akan tumbuh dan berubah menjadi kista.
  • Corpus luteum cysts
    Ketika folikel melepaskan sel telurnya, folikel yang pecah akan mulai menghasilkan estrogen dan progesteron dalam jumlah yang besar untuk proses pembuahan. Folikel ini disebut korpus luteum.
Obat untuk kesuburan yang mengandung clomiphene yang digunakan untuk menginduksi ovulasi dapat meningkatkan resiko corpus luteum cysts yang berkembang setelah ovulasi. Kista inti tidak mencegah atau mengancam kehamilan yang akan terjadi. Functional cysts pada umumnya tidak berbahaya, jarang menimbulkan rasa sakit yang, dan nyeri dapat hilang pada siklus menstruasi hari kedua atau ketiga.
Dermoid cysts
Kista jenis ini kemungkinan berisi jaringan seperti rambut, kulit, atau gigi karena terbentuk dari sel yang menghasilkan telur manusia. Kista jenis ini umumnya bersifat jinak.
Cystadenomas
Kista ini berkembang dari jaringan ovarium yang kemungkinan dapat berisi cairan encer atau mukosa (kental).
Endometriomas
Kista ini berkembang sebagai akibat endometriosis, suatu kondisi dimana sel endometrium uterus tumbuh diluar rahim. Beberapa jaringan dapat menempel pada rahim  dan mulai berkembang.
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Polycystic berarti adalah banyak kista. Jika mengalami PCOS maka dapat terjadi banyak kista kecil jinak di indung telur. Kista jenis ini bertumbuh karena masalah ovulasi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. PCOS dapat mempengaruhi siklus menstruasi, berkurangnya kesuburan, pertumbuhan rambut, obesitas, dan jerawat.
Dermoid cysts dan cystadenomas memiliki kemungkinan menjadi besar, menyebabkan  rahim bergerak keluar dari posisi normalnya di panggul. Hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya luka pada rahim yang disebut torsi ovarium.
Bagaimana tanda dan gejala kista pada rahim?
Umumnya kista rahim berukuran kecil, jinak, dan tidak menimbulkan gejala. beberapa kista rahim menyebabkan satu atau beberapa masalah, seperti:
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut bagian bawah. Rasa sakit yang terjadi umumnya konstan atau hilang timbul. Rasa sakit umumnya hanya terjadi ketika melalukan hubungan seksual.
  • Siklus menstruasi menjadi tidak beraturan atau mungkin menjadi lebih berat atau lebih ringan dari biasanya.
  • Pendarahan karena kista dapat berhenti dengan sendirinya. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit tiba-tiba yang parah pada perut bagian bawah.
  • Kista besar dapat menyebabkan perut membengkak atau menekan organ didekatnya. Kista kemungkinan dapat menekan kandung kemih atau rektum, yang dapat menyebabkan gejala atau konstipasi kencing.
  • Kista yang terjadi dapat bersifat ganas.
  • Beberapa kista rahim menyebabkan sejumlah hormon menjadi tidak seimbang dan menimbulkan gejala yang tidak biasa.
Bagaimana cara mencegah terjadinya kista pada rahim?
Meskipun belum ada cara pasti untuk mencegah pertumbuhan kista rahim. Melakukan pemeriksaan panggul secara teratur adalah cara untuk memastikan adanya perubahan pada indung telur. Selain itu, harus waspada terhadap perubahan siklus bulanan, termasuk gejala tidak biasa yang muncul saat menstruasi atau menstruasi yang terjadi lebih dari beberapa siklus. Berkonsultasilah kepada dokter setiap adanya perubahan.